Menumbuhkan Kepedulian Sosial Bersama LIGHT UP 2017

LIGHT UP adalah sebuah kegiatan yang diadakan oleh Kemahasiswaan Universitas Pertamina dengan tujuan meningkatkan  soft skill mahasiswa di bidang Sosial dan Leadership. Dengan tema “Life design and Act Together”, menunjukkan bahwa mahasiswa harus mengatahui hakikat diri,  mendesain hidupnya, dan bergerak untuk lingkungan sekitarnya.

Seluruh rangkaian acara LIGHT-UP adalah 5 hari, yang dimulai dengan hari pertama lebih menekankan terhadap pentingnya memahami hakikat diri sebagai seorang manusia dalam menjalani hidup baik sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial. Pembicara yang mengisi Talkshow adalah Kang Rendy Saputra dan Kang Dalu Nuzlul Kirom. Inti dari dua pembicara yang membagikan kisahnya adalah bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk terbaik dan hadir didunia bukan untuk gagal, tetapi untuk menjalankan misi menjadi pemimpin serta berkontribusi untuk kehidupan. Sebelum materi terakhir yaitu Values UP, mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan mentoring dengan dosen yang sudah ditentukan sesuai dengan agama masing-masing, untuk membahas salah satu values UP yaitu spiritualitas. Sesi terakhir dari hari pertama adalah Workshop  mengenai Values UP dengan tujuan agar mahasiswa univeristas pertamina akan memahami bagaimana mereka menerapkan nilai-nilai yang ditanamkan untuk Values UP.

Dimulai dengan Pemberian motivasi oleh Bapak Ikhsan selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, hari kedua lebih menekankan kepada Life Design, bagaimana mahasiswa mendesain hidupnya. Pengisi materi yang menyampaikan Life Design adalah Dr. Indra Uno dan workshop dilakukan oleh Bapak Arfiana Rafnialdi. Workshop dimulai dengan menuliskan tentang rencana hidup atau pencapaian yang ingin dicapai dan menceritakannya ke teman sebelahnya. Dilanjutkan dengan mengisi worksheet Life design yang berisi tentang tujuan yang ingin dicapai selama lima tahun kedepan.  Berdasarkan materi life yang telah dipaparkan pada hari kedua, setiap mahasiswa memiliki tugas untuk membuat essay serta video tentang “Move statement” yang diupload pada masing-masing akun Sosial Media peserta lightup.

Setelah mengetahui hakikat diri, life design, sub tema yang dipaparkan pada hari ketiga adalah tentang bagaimana mencintai Indonesia. Pengisi Talkshow pada hari ketiga adalah Undang Suryaman atau yang biasa disebut Bang Jack dan Pandu Utama Manggala. Bang Jack adalah Juru Parkir di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, beliau memaparkan bagaimana cara mencintai Indonesia dengan mendirikan Taman kanak-kanak dari hasil bekerjanya. Sedangkan Kak Pandu sebagai koordinator PPI Dunia memaparkan mencintai Indoensia dari pandangan saat dirinya ada diluar Indonesia. Dari dua sudut pandang yang berbeda, mereka memiliki satu tujuan, yaitu mencintai Indonesia. Dilanjutkan dengan Diskusi Panel tentang Potensi dan Peran Mahasiswa yang diparkan oleh M. Rihan Handaulah dan M. Fajrin Rasyid. Peran mahasiswa adalah Iron Stock, Agent of Change dan Guardiang of Value, mereka menjelaskan bahwa mahasiswa jangan hanya belajar, menapatkan ilmu, lulus dengan ijazah dan bekerja, mahasiswa seharusnya memiliki ilmu agar bermanfaat untuk orang-orang yang ada disekitarnya. Dengan pemaparan tema potensi dan peran mahasiswa, peserta LIGHT-UP survey kondisi lingkungan sosial UP, menemukan masalah dan mengkaji Solusi yang dapat diberikan. Pembicara terakhir untuk hari ketiga adalah Ridwansyah Yusuf Ahmad, memaparkan tentang Orgasasi Kemahasiswaan Indonesia dan Kepemimpinan. Beliau menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki hardskill, softskill dalam bentuk kerjasama, dan lifeskill yaitu idealisme. Dalam sebuah organisasi, harus ada komunikasi, orang-orang yang diajak bekerjasama adalah mereka orang-orang yang tepat untuk direpotkan, dan membuat program sesuai dengan kapasitas yang dimiliki dari organisasi tersebut.

Kegiatan pada hari keempat bertempat di Bogor, yaitu Institut Pertanian Bogor serta Desa Ciaruteun Ilir. Kemahasiswa Universitas Pertamina bekerja sama dengan BEM KM IPB untuk memperlancar jalannya kegiatan. Kak Rdyum Ikono selaku pembicara pertama pada kesempatan di IPB menjelaskan tentang  Masa Depan Organisasi Mahasiswa, masa depan dari organisasi di Indonesia, dan membagikan ilmu tentang bagaimana cara yang diperlukan utnuk menjawab tantangan organisasi mahasiswa dimasa depan. Sebelum mahasiswa diterjunkan langsung ke desa Cireuteun Ilir, kang Goris Mustaqim selaku pembicara kedua memaparkan tentang Semangat Bergerak Bersama dan bagaimana kita terjun langsung ke masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan mahasiswa di Desa Cireuteun Ilir adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada pada warga Desa tersebut dan menemukan solusi dari sebuah permasalahan untuk dibahas pada Forum Pemuda dengan mahasiswa. Dengan kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengetahui permasalahan-permasalahan apa yang ada di sekitan Desa. Serta, melakuka Sosialisasi Eco Bag untuk warga Desa agar mereka mengurangi penggunaan plastik.

Workshop terakhir ditutup oleh Bang Saska atau Bang Seterhen Akbar. Pembicara menjelaskan tentang bagaimana cara Organizational Design, bagaimana cara untuk membuat suatu organisasi yang berlandaskan irisan kepentingan. Tahapan untuk mendesain organisasi adalah define purpose, set vision, define goals & measusing matriks, create program dan learn organizational design. Dan tiga stepa lainnya adalah Purpose, Conseptual design dan operational.